Masalah adalah Tantangan
Posted by Muhamad Wahyudin on December 14, 2007
Masalah adalah Tantangan
Bila kita menganggap masalah sebagai beban, kita akan menghindarinya.
Bila kita menganggap masalah sebagai tantangan, kita mungkin akan menghadapinya.
Namun, masalah adalah hadiah yang dapat kita terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, kita melihat keberhasilan dibalik setiap masalah.
Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapi dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses kita.
Tanpa masalah, kita tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.
Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi.
Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin.
Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi.
Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku.
Sesaat kemudian, bukan kematian yang mereka terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang.
Bila kita tak berani mengatasi masalah, kita tak akan menjadi seorang yang sejati.
adrian said
kalo masalah kita anggep tantangan, tantangan kita anggep apa? kenapa ngga kita anggap masalah adalah masalah, beban adalah beban? Toh setiap kata kan ada maknanya sendiri, kalau kita anggap masalah adalah beban, atau kita anggap masalah adalah tantangan, bukankah sesungguhnya kata “masalah” itu menjadi tidak ada fungsinya dalam dunia bahasa lagi? “Bila kita tak berani mengatasi masalah, kita tak akan menjadi seorang yang sejati.”, memangnya seorang yang sejati itu orang yang selalu berani mengatasi masalah? Sedangkan di dalam masyarakat seringkali terdapat masalah yang tidak ada pemecahannya, sehingga untuk menghindari masalah yang tidak ada pemecahannya seperti itu adalah suatu tindakan yang bijaksana. Apakah tindakan seperti ini tidak dibenarkan?
Muhamad Wahyudin said
@adrian
yan,kL mau comment pake lah nama sendiri.
jangan pake nama aku…
ah payah nih…
jadi aku ganti tuh
itu kan hanya perumpamaan definisi masalah emg udah ada, tp kita kan boleh menganggap masalah itu sebagai apa aja(terserah org mau anggap apa…iya kan…???)
wah..kL kamu menghindari masalah yang terjadi sama diri kamu,berarti kamu tidak maju satu langkah ke depan…
terserah orang itu sendiri, kL emg mau menghindari masalah yah itu terserah dia…
yang menilai itu benar atau tidak kan tergantung ma orang…
kamal87 said
wahh… keren tulisannya.
gitu donk klo ngisi blog
Sidicx said
tumben loh ngisi bener,hehehe…no offense…
komen di blog gw donk…
Muhamad Wahyudin said
@kamal
wah..wah…muji apa menghina nih..
@sidicx..
iya nanti gw komen blog lho..
mkLm yang minta komen dari gw itu byk,jadi tunggu aja giliran lw..
oK..